siapa yang tidak sedih jika kita berada didalam ketidakpastian hidup yang penuh teka teki... ibaratkan "jalan ditempat" kuliah masih belum kelar masih ada tunggakan biaya kuliah yang belum dibayar dari awal semester dan kerja pun tidak....diriku benar benar rapuh tiada berarti bukan kepalang main... airmata pun tiada hentinya menetes mengiringi berjalanya waktu...entahlah aku harus apa.... dan aku ingin marah tapi dengan siapa?? aku menyalahi diriku sendiri yang tak pernah bisa menjadi kebanggaan siapapun aku hanya membuat orang lain menderita dan kesal dg tingkah lakuku yang semakin tak karuan.... kini ku hanya terpuruk rapuh tak berdaya.....betapa sedihnya hidupku ini yang penuh dg ketidakpastian,,,,
Kamis, 04 Oktober 2012
Kamis, 30 Agustus 2012
itulah Takdir...
Tak ada yang bisa mengetahui takdir apa yg akan terjadi, kita hanya Manusia Biasa yang harus berikhtiar selama nafas masih berhembus,jantung masih berdetak,bisa berjalan dan tersenyum. Pada dasarnya Manusia selalu mengeluh dengan apa yg dirasakanya,,, Namun ketika Bahagia lupa dengan Tuhannya,,Manusia itu Egois kepada Tuhannya meminta doanya dikabulkan tapi perintahNya tidak dijalankan,,,,Tuhan aku Manusia slalu khilaf bukakanlah mata hatiku untuk kembali dijalanMu,,, Aku takkan bisa berbuat apa apa tanpa kehendakMu Tuhan...ampuni aku, maafkan aku yang slalu meninggalkan perintahMu,,,,aku yg slalu Lupa denganMu,,,inilah takdirku tentang kehidupan namun aku tak tau diwaktu kedepan seperti apa,,, yang terjadi biarlah terjadi jangan pernah menyalahi Tuhan yg slalu sayang Hambanya,,,,
Diposting oleh dewi yulia resmayanti di 18.52 0 komentar
Selasa, 06 Desember 2011
jika ada kemauan pasti bisa...
kita jangan pernah menyerah untuk berikhtiar semua apa yang kita inginkan....
segala sesuatu memang hanyalah Allah Swt yang menghendaki...
tapi terkadang kita sering mengeluh akan semua yang terjadi...
kita harus berusaha sampai bisa tapi jangan menggunakan jalan pintas yang tidak benar...
seperti kita mencari kerja tapi daripada pusing2 mencopet....
na'audzu billah min dzalik,sungguh tragis melihat kejadian itu....
seandainya hatinya ga gelap mata bisa aja jadi tukang cuci piring kek apa kek...yg penting halal...
terkadang manusia itu susah untuk bersyukur dengan yang ada....
bisanya cuma mengeluh dan mengeluh....
alhamdulilah aku sekarang sudah bisa mengerti tentang semuanya dan tak perlu lagi mengeluh....
terkadang aku pesimis dengan yang ada....tapi,selama aku bisa kenapa tidak? sama seperti halnya aku sedang mencari kebahagiaan untuk orang tua...selama aku masih bisa membuat orang tua tersenyum aku gak boleh membuatnya kecewa...aku harus bisa menjadi kebanggaan orang tua... dengan cara apakah aku seperti itu?
dengan cara aku bersyukur dan berusaha terus tanpa lelah....yang tak lupa selalu meminta Ridho Illahi...
Diposting oleh dewi yulia resmayanti di 07.34 0 komentar
Senin, 05 Desember 2011
kita takkan pernah tau...
Kita takkan pernah tau,,,
kapan kita meninggal,,,,kita sakit,,,,kita bahagia...kita sedih....dan semuanya hanya Allah yang menghendaki segalanya....kita juga jangan terlarut dalam kebahagiaan yang berlebihan dan juga sebaliknya...
tak pernahkah sadar kita kurang bersyukur dengan segala apa yang terjadi dalam hidup ini....
ada rejeki sedikit kita masih saja mengeluh..." jiaah cuma segini dapetnya...." seharusnya kita bersyukur dapat rejeki dibandingkan tidak sama sekali....
syukurilah hidup ini dengan penuh sabar dan ikhlas....jangan lupa kita harus berikhtiar semampu kita agar semua yang kita inginkan itu tercapai sebelum malaikat maut datang menjemput......sholat dan berdoa wajib untuk memenuhi hajat kita....
semangat untuk sukses,
semangat untuk orang tua
semangat untuk selalu mengingat sang Pencipta Alam semesta,,,Allah Swt
Diposting oleh dewi yulia resmayanti di 11.53 0 komentar
ketika sang pagi menyapa...
ada kebahagiaan yang tersiratkan, ada anugerah yang indah....
ternyata Tuhan Masih memberi aku waktu untuk menikmati sejuknya embun pagi....
Semangat yang Mulai menggebu hati ini,membuatku yakin ada impian yg mungkin kugapai....
... tak ada lagi kesedihan,kemarahan dan airmata...
ku bersyukur akan semua ini....Lupakan semua gundah yang ada...bercermin akan masa lalu menjadi sebuah intropeksi diritak ada manusia yang selalu bahagia dan tak ada pula manusia yang selalu sedih...membuka lembaran baru yang lebih baik....
*Selamat Pagi,Semua.....*
ada kebahagiaan yang tersiratkan, ada anugerah yang indah....
ternyata Tuhan Masih memberi aku waktu untuk menikmati sejuknya embun pagi....
Semangat yang Mulai menggebu hati ini,membuatku yakin ada impian yg mungkin kugapai....
... tak ada lagi kesedihan,kemarahan dan airmata...
ku bersyukur akan semua ini....
*Selamat Pagi,Semua.....*
Diposting oleh dewi yulia resmayanti di 07.24 0 komentar
Sabtu, 26 November 2011
Bercernin diri dari sebuah kekurangan...
Dari Mata Orang Lain Kita Bisa Melihat Apa Maksud Dari Pandangan Mereka Terhadap Kita, Yang Terkadang Memandang Kita Baik Maupun Buruk Tapi Terkadang Orang Lain Hanya Memandang Kita Sebelah Mata...Apa Yang Dilihat Dan Didengar Terkadang Tak Pernah Sama Dengan Kenyataan Yang Ada. Sadarkah Kita Akan Pandangan Orang Lain Itu Membuat Kita Menangis Karena Seolah olah Menghina Dengan Tatapannya Yang Sadis...Tapi Tak Pernah Menghargai Dengan Apa yg Kita Lakukan Terhadapnya...Namun, Orang yg Baik itu membantu untuk merubahnya kepada yg lebih baik bukan malah menyudutkan kita...itulah orang yang hanya ingin senangnya saja dan tak peduli dengan ketika kita kesulitan...menertawakan kita disaat kita jatuh sedangkan mereka berada diatas kita yang jauh untuk kita dekati...
Diposting oleh dewi yulia resmayanti di 17.25 0 komentar
Rabu, 16 November 2011
belajar tentang IKHLAS
Tak ada Manusia yang selalu bahagia,Tak ada Manusia yang selalu sedih...semua yang telah terjadi adalah kenyataan yang harus aku terima...namun airmata tak mampu lagi untuk membendung kesedihan yang mendalam dan tak ada tempat aku berbagi kesedihan hati ini....hanya terpendam saja dalam gundah dan ingin menenangkan diri ditempat yang jauh dan berteriak " mengapa aku begini?" tapi apa yang harus aku lakukan menenangkan kesedihan yang ada.....kini aku benar benar sendiri tak ada lagi sahabat yang aku punya.....aku telah kehilangan sahabat sejati....aku banyak kekurangan hingga pada akhirnya tak ada lagi yang mau mendengar segala keluh kesahku.... waktu terus berjalan tanpa toleransi sedikitpun,kesedihan ini mengajarkan aku untuk ikhlas dan memperbaiki diri agar diriku sempurna...andaikan saja tahu perasaan sedih ini mungkin tetap tidak peduli rasa sakit yang kurasa....dan sungguh tak mengerti keadaan yang aku alami....sungguh tak adil rasanya seperti ini dan aku harus belajar ikhlas walau ikhlas itu sulit untukku ibaratkan aku telah ditinggalkan dan takkan pernah kembali. mengapa aku harus mengalami seperti ini dan kapan ya aku bisa menemukan sahabat yang tak pernah meninggalkanku sekalipun aku salah......????
Diposting oleh dewi yulia resmayanti di 21.30 0 komentar






